goals

Assalamualaikum…

So…today this girl gonna to write about her goals. Hemp. Goals la sangat. Nak bangun pergi kelas pun rasa macam angkat beras berkilo-kilo ada hati lagi nak ada goals bagai.

But…well as a human being you surely have something you want to achieve in this life time kan. Tak kesahlah goal kecil, goal besar, goal sikit goal banyak. Yang penting hidup ni mesti ada tujuan yang kita nak capai. Even goal nak bangun awal sahur untuk puasa sunat esok pun still goal juga kan. (eip? itu macam goal saya malam ni pula XD)

So what is this not so little girl’s goals? Relationship goals? Hell no! Boyfriend pun tak ada, ada hati nak ada relationship goal. But hey, having a boyfriend isn’t in my list for now or maybe for the next seven years.  Doesn’t meant I won’t marrying anyone but it is just that I have to many important things in my list that I have to reach.

And talk about that, let see what’s my priorities that I have set

  1. Allah

Mestilah saya nak ada cita-cita  kewajipan untuk jadi kesayangan Allah kan? Siapa tak nak jadi kekasih Allah weh? Siapa tak nak dicintai oleh Pencipta nya? Siapa yang tak nak syurga? Walaupun iman yang ada sekarang ini adalah iman yang selemah-lemah iman, tapi saya masih berusaha untuk mencari keredhaan NYA. Bukan senang ok. Setiap kali nak berubah, setiap kali nak taubat dugaan tu datang dalam bermacam-macam rupa.So jadilah saya manusia yang sering mengulangi taubat kerana melakukan dosa yang sama. Tapi guys, yang penting dalam hidup ini, jangan pernah bosan bertaubat sebab kita manusia tidak sempurna. Selalulah minta keampunan NYA dan carilah jalan menuju kepada NYA. Saya tahu bukan senang untuk ikhlas. Tapi at least kita cuba k.

2.  Mom & Dad

Of course as a daughter I have goal to make my mom and dad proud of me. To pay every single deeds they have done to me, even saya tahu yang tak akan terbalas sikit pun semua pengorbanan yang mama dan bapa buat untuk saya. Tak kan terbalas kot pengorbanan mama mengandung dan bertarung nyawa melahirkan saya. Tak kan terbalas kot setiap titik peluh bapa yang jatuh untuk mencari rezeki besarkan saya. So, apa yang mampu saya buat sebagai anak adalah punya masa depan yang cerah so I can give my parents their dream retirement. Saya nak sangat cakap dengan mama dan bapa saya

“mama dan bapa cakap saja nak apa, orang belikan”

“mama, pa, jom pergi haji”

3. Cita-cita

Well…back then in the secondary school I have share this one dream with one of my friend. We talked about being a doctor a lot. But we plan, Allah decide dan ketentuan Allah adalah yang terbaik kan. So… she ends up studying business. While I’m now struggling on my diploma of Assistant Medical Officer(AMO) a.k.a Medical Assistant(MA) a.k.a Penolong Pegawai Perubatan (PPP)  a.k.a Dressar or whatever they are known as. But hey….that seem not so far from being a doctor isn’t it? I still can treat a patient, I still can give my advice to patient and the most important thing is, I still can help people. And not to give up on my dream, seem like I still have a chance to be a doctor. It is just that the path seem like be a little bit longer and much more hard work are required. But hey, when there is a will, there will be a way right? Then it is up to me to pursue my dream or just stop where I’m now. But like my mum said, go…go as far as you can. Because when you believe, it will eventually happen.

Seem like that’s the only goals I have for now. Seem like there is something missing isn’t it? Yup! My love life. Where are they? The thing is, for now I’m too busy with my other goals until I can’t think to find someone that I like. Tipulah kalau saya cakap tiada seorang pun yang menarik perhatian saya. Ada. Setiap hari ada. But it’s only happen for like a minute. A minute after that saya dah lupa dengan perasaan saya dan sibuk kembali untuk mengejar cita-cita. Bagi saya, biarlah…biarlah dia berlalu. Kalau hati saya betul-betul terpaut pun saya biarkan juga dia berlalu. Saya simpan dia dalam doa. In sya Allah kalau ada jodoh adalah…kalau tak ada saya tak kesah. Bukan tidak berusaha mencari jodoh. Ada. Saya berusaha dalam setiap doa saya, meminta seseorang yang boleh membimbing ke syurga NYA dan seseorang yang menerima saya seikhlas hati seadaanya saya. Tapi saya juga meminta pada NYA agar dipertemukan saat saya sudah betul-betul bersedia. Bukan seperti sekarang, ketika saya masih sibuk dengan urusan ilmu yang tidak tahu di mana penghujungya.

That’s how I have planned my life.That’s what I hope I can be in my life. Tapi…saya selalu pesan pada diri

ingat…kita hanya merancang dan Allah yang menentukan. Sementara ketentuan Allah itu adalah yang terbaik untuk hamba NYA. Redhalah andai apa yang berlaku tidak seperti yang kau rancangkan kerana itu adalah yang sebaiknya untuk mu. Sentiasa ada hikmah yang tersembunyi disetiap pekara yang berlaku dan hanya akan kau temukan saat kau redha dan menerima dengan ikhlas.

Semoga semua yang kita impikan dapat menjadi kenyataan. Mintalah pada Allah dan pasti DIA akan memberi. Namun andai impian kita tidak tercapai, moga ada yang lebih indah yang menanti kita di depan sana, in sya Allah 🙂

.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s